Eggs-cellent Food19 Januari 2010
Bahan makanan yang satu ini termasuk favorit, karena hampir selalu ada di kulkas untuk berjaga-jaga di kala Anda kehabisan lauk. Nutrisinya memang lengkap. Jadi, tidak ada alasan untuk menghindarinya.
Telur dadar untuk nasi goreng, telur mata sapi untuk mie instan, telur rebus untuk sarapan, telur kocok untuk lunch. Begitu sering kita mengkonsumsi telur sehari-hari. Alasan mudah diolah, harga yang relatif murah, serta mudah didapat menjadikan telur ayam sangat populer, sehingga bisa ditemui hampir di semua dapur rumah tinggal. Namun, keuntungan ekonomis itu bukanlah satu-satunya alasan untuk mengkonsumsinya. Kandungan gizinya pun cukup tinggi, sehingga makanan ini baik bagi kesehatan.
Kuning dan putih sama-sama bergizi Salah satu kelebihan telur yang paling menonjol adalah kenyataan bahwa bahan makanan ini mengandung hampir seluruh nutrisi penting bagi manusia. Telur ayam kaya protein kualitas terbaik, karena mengandung semua asam amino esensial. Rata-rata sebutir telur mengandung 6-7 gr protein atau setara dengan 11% kebutuhan harian tubuh. Kualitas dan kuantitas protein ini tidak akan berubah, walau telur dimasak dengan berbagai cara. Untuk Anda ketahui, protein bermanfaat untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh serta memproduksi antibodi pencegah infeksi.
Berbeda dari putih telur yang hanya mengandung protein, kandungan vitamin dan nutrisi pada kuning telur lebih variatif. Diantaranya adalah vitamin A, D, E, BI2, riboflavin, asam folat, zat besi, seng, dan fosfor. Berbagai kandungan vitamin ini berguna untuk menjaga kesehatan indera penglihatan, kulit, meningkatkan ketahanan terhadap infeksi, memelihara sistem saraf pusat, serta memproduksi sel darah merah yang sehat. Itu sebabnya telur rebus sering diberikan kepada pendonor darah seusai mendonorkan darah. Kandungan vitamin penting lain dalam telur adalah choline, yang bermanfaat untuk menjaga fleksibilitas dan integritas struktur sel membran yang mengandung lemak. Sebagian besar otak terdiri atas sel yang mengandung lemak seperti ini. Karena itu, telur berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Seluruh kandungan choline, hingga 300 mkg, terdapat pada bagian kuning telur.
Waspada Bakteri dalam Telur! Seperti bahan makanan lain, telur juga bisa dicemari bakteri merugikan, yaitu bakteri Salmonella. Uniknya, bakteri yang bisa terdapat di saluran pencemaan ayam ini tidak akan mempengaruhi kandungan nutrisi telur. Untuk membunuh bakteri ini, telur harus dimasak hingga benar-benar matang. Sayangnya, bakteri ini bisa menulari manusia dan membuat sakit ketika telur dikonsumsi mentah atau tidak 100% matang.
Selain bawaan dari induk ayam, bakteri juga bisa tumbuh pada telur yang telah dimasak dan diletakkan pada suhu ruang selama lebih dari satu hari. Suhu ruang inilah yang menyebabkan mikroba tumbuh dan berkembang biak. Karena itu, telur yang telah dimasak paling aman dikonsumsi dalam waktu satu hari.
Sumber : www.jadilangsing.com
|